4 Tips Menentukan Pompa Air Yang Cantik Buat Sumur Bor

Memilih pompa air yang indah buat sumur bor menjadi kewajiban yang tidak sanggup Anda tinggalkan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilihnya. Untuk bisa mengalirkan air menggunakan baik berdasarkan sumur bor, tentu akan diperlukan pompa yang sanggup melakukan pekerjaannya. Bagaimana cara memilihnya?

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang cara menentukan pompa air yg baik untuk sumur bor milik Anda. Jadi tidak perlu galau lagi, langsung saja baca berita yang ada pada bawah ini.

 

Pompa Air yang Bagus buat Sumur Bor

Apa yg Anda rencanakan dengan air yg dipompa dari lubang bor? Apakah buat irigasi kebun, mengisi tangki atau reservoir, penggunaan rumah tangga atau pelaksanaan dalam industri pertanian?

Apa pun aplikasinya, terdapat 2 faktor primer yang sebagai perhatian primer, jumlah air yang akan dipindahkan (atau mengalir), & tekanan yg wajibdidapatkan. Keduanya tentu sebagai alasan mengapa Anda ingin memompa sumur bor.

 

1. Laju & Tekanan Aliran

Berdasarkan penggunaannya, Anda akan mempunyai pengetahuan mengenai laju aliran dan tekanan yang diperlukan. Misalnya, sistem irigasi buat taman menggunakan penyemprot jet mikro otomatis akan membutuhkan tekanan tinggi, tetapi alirannya lebih rendah. Menyiram menggunakan selang akan membutuhkan tekanan yg lebih rendah, tetapi butuh poly genre air. apabila Anda ingin mengisi tangki, mungkin bisa bertahan menggunakan tekanan rendah dan aliran rendah. Pastikan Anda paham akan 2 hal yang sebagai kebutuhan Anda.

 

dua. Jarak Pompa Air

Air akan mulai di bawah tanah & akhirnya dikirim ke titik akhirnya oleh pompa. Ada beberapa langkah untuk perjalanan ini:

Dari bawah tanah ke atas lubang bor (kedalaman lubang bor).

Dari atas lubang bor ke titik pengiriman (jarak horizontal).

Dari atas lubang bor ke titik tertinggi air akan dipompa keluar (elevasi tanah).

 

Kedalaman lubang bor

Kontraktor akan dapat memberitahu Anda kedalaman rata-homogen air di lubang bor. Memompa air ke atas secara vertikal membutuhkan banyak bisnis, sehingga lubang bor yang dalam akan membutuhkan pompa yang jauh lebih bertenaga daripada lubang bor yg dangkal. Sebagai pedoman, akan dibutuhkan 1 bar tekanan buat setiap 10 m lubang bor Anda.

 

Jarak Horizontal

Setelah air dipompa secara vertikal menurut bawah tanah ke atas tanah, akan perlu dibawa lagi ke titik akhir akhirnya. Semakin jauh titik akhir ini dari bagian atas lubang bor, semakin banyak tekanan yg diharapkan.

 

Elevasi Tanah

Jika terdapat perbedaan ketinggian antara permukaan lubang bor dan titik akhir air (elevasi tanah), maka hal ini masuk dalam proses pemilihan pompa, lantaran akan membutuhkan tenaga tambahan dari pompa.

Baca juga: Penyebab Pompa Air Ngempos dan Cara Mengatasinya

 

tiga. Tingkat Isi Ulang Lubang Bor

Ingat bahwa kedalaman air adalah berukuran rata-rata. Ketinggian air di lubang bor akan turun waktu dipompa keluar, & naik waktu diisi ulang. Laju pengisian ulang lubang bor pula wajibdipertimbangkan saat menentukan pompa, terutama bila aplikasinya melibatkan pengeringan.

 

4. Diameter Lubang Bor

Saat proses pemasangan pompa air, setiap lubang akan dibor dengan diameter eksklusif. Diameter lubang bor akan memilih diameter pompa submersible yg perlu digunakan. Di sini, Anda harus melakukan sedikit tindakan penyeimbangan porto, lantaran pompa dengan diameter miniumumnya perlu memiliki lebih poly tahapan atau impeller daripada pompa dengan diameter lebih besarbuat mencapai output yg sama.

Itulah tips memilih pompa air yg mengagumkan untuk sumur bor, semoga warta ini bisa membantu Anda, temukan berita tentang mesin pompa jet pump terbaik hanya di Klopmart. Kunjungi website kami sekarang jua.

Baca pula: Pompa Air Wasser vs Shimizu, Pilih yg Mana?

Cek harga klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *