Cara Menghitung Energi Kuda Pompa Air

Pompa merupakan sebuah indera mekanik sederhana tetapi krusial yg menyalurkan energi buat memindahkan cairan menggunakan laju aliran tertentu. Seperti alat apa pun yg melakukan kerja (yaitu memindahkan tenaga pada jarak tertentu),efektivitasnya diukur pada daya. Meskipun watt & kilowatt biasa digunakan buat mengukur daya, energi kuda masih lazim dipakai buat mengukur indera listrik berdaya tinggi pada Amerika Serikat. Dalam konteks ini, 1 energi kuda (horse power) sama dengan 746 watt.

Pastikan berapa laju aliran yang diinginkan. Kebutuhan pekerjaan Anda memilih berapa besarlaju aliran pada pompa. Tuliskan akbar laju genre pada galon per mnt (gpm). Nilai ini nir akan langsung digunakan, tetapi akan memilih jenis pompa dan pipa yg diperlukan.

Misalnya: Seorang tukang kebun butuh buat mengairi kebunnya dengan laju genre 10 galon per mnt.

Ukur berapa tinggi air yg wajibdinaikkan. Ukuran ini adalah jarak vertikal berdasarkan permukaan air tanah (atau berdasarkan permukaan air pada tangki pertama) hingga ke tujuan akhir. Abaikan jeda horizontal. Jika bagian atas air terus berubah, ambil asumsi jeda maksimum. Ini adalah “daya angkat” yg wajibdigerakkan sang pompa.[1]

Misalnya: Ketika tangki air hampir kosong (batas air paling rendah), jeda vertikalnya adalah 50 kaki di bawah kebun yg akan diairi.

Perkirakan gaya yang hilang akibat ukiran pada pipa. Di samping tekanan minimum yang dibutuhkan untuk memindahkan air hingga jarak tertentu, pompa juga wajibmengatasi gaya gesek akibat aliran air pada pipa. Besar gaya gesek tergantung dari bahan, diameter internal, dan panjang pipa, begitu pula menggunakan jenis belokan & sambungannya. Lihat akbar gaya gesek pipa dalam diagram ini. Tuliskan akbar pengaruh gaya gesek pada pipa pada satuan kaki (adalah berapa kaki gaya angkat yg “hilang” dampak gaya gesek).

Misalnya: Tukang kebun menetapkan buat menggunakan pipa plastik berdiameter 1 inci, panjang totalnya 75 kaki (termasuk pipa horizontal). Dari diagram diketahui bahwa dalam pipa berdiameter 1 inci terjadi kehilangan 6,3 kaki per 100 kaki panjang pipa dampak gesekan.Kemudian cari jua gaya yang hilang dampak tiap sambungan pipa. Pada pipa berdiameter 1 inci, satu sambungan 90º & 3 sambungan lurus akan kehilangan gaya sebanyak 15 kaki.Tambahkan ketiganya, total gaya yang hilang sebesar 4,7 + 15 = 19,7 kaki, atau kira-kira 20 kaki.Diagram ini umumnya jua memasukkan kecepatan air, berdasarkan laju dan jenis pipa yang dipakai. Ada baiknya menjaga kecepatan di bawah lima kaki/dtk buat mencegah terjadinya pukulan air (water hammer), yaitu getaran berulang yang bisa merusak indera.[2]

Tambahkan gaya angkat pompa menggunakan kehilangan dampak ukiran. Total jeda vertikal yang perlu ditempuh ditambahkan dengan imbas gaya gesek diklaim “total dynamic head” atau TDH. Ini adalah total gaya tekan pompa yang dibutuhkan.[tiga]

Misalnya: TDH = jarak vertikal + impak goresan = 50 kaki + 20 kaki = 70 kaki.

Cari nilai massa jenis apabila yg dipompa bukan hanya air. Rumus tenaga kuda semula mengasumsikan yg dipompa merupakan air. apabila yang dipompa merupakan cairan lain, cari “massa jenis” pada Internet atau dalam kitabsurat keterangan teknik. Cairan dengan berat jenis lebih tinggi bersifat lebih padat dan membutuhkan tenaga kuda lebih besarbuat mendorongnya melalui pipa.

Example: Oleh lantaran pada perkara ini tukang kebun memompa air, kita nir perlu mencari lebih jauh. Massa jenis air sama menggunakan 1.

Masukkan nilai ini ke pada rumus tenaga kuda pompa air. Untuk energi kuda air, atau daya minimal yg dibutuhkan pompa, sama dengan ; TDH adalah “total dynamic head” pada satuan kaki, Q merupakan laju aliran dalam satuan gpm, & SG adalah massa jenis (1 buat water). Masukkan semua nilai ke pada rumus buat menerima tenaga kuda pompa yg dibutuhkan pada pekerjaan Anda.

Misalnya: Pompa kebun yg diharapkan harus menggerakkan TDH sebanyak 70 kaki menggunakan laju genre 10 gpm. Oleh karena yg dipompa adalah air, SG sama dengan 1.Tenaga kuda pompa air = ~0,18 tenaga kuda.

Bagi tenaga kuda dengan efisiensi pompa. Sekarang kita telah menerima berapa akbar tenaga kuda yang dibutuhkan pompa. Tetapi, tidak ada alat-alat mekanik yg efisiensi transfer energinya 100% . Begitu Anda memilih pompa, periksa data menurut pabrik mengenai efisiensi pompa dan umumnya dituliskan pada desimal. Bagi nilai tenaga kuda menggunakan angka efisiensi ini buat menerima energi kuda yg diharapkan sesungguhnya.[4]

Misalnya: Untuk energi kuda sebesar 0,18, pompa menggunakan taraf efisiensi 50% (atau 0,5), membutuhkan daya sesungguhnya sebesar a 0,36 tenaga kuda (hp).

Periksa tinggi air pada tangki dasar. Tangki dasar merupakan sumber air bagi pompa Anda. Tinggi air pada tangki ini sama menggunakan tinggi air pada pipa. Jadi, ini adalah tinggi air yg ditarik berdasarkan pompa.apabila Anda memompa dari sebuah sumur, periksa kedalaman sumur secara pribadi atau perkirakan tinggi tabel air pada daerah Anda (dalam musim tertentu). Lembaga pemerintah misalnya Badan Geologi ESDM mampu menaruh fakta ini.[6]

Kosongkan penampung air yg dituju. Penampung air yg dituju adalah tangki kedua, yg menjadi tujuan pemompaan dari asal air. Pastikan tangki ini kosong dan tersambung ke pompa.Jika Anda nir menggunakan tangki, taruh saja sebuah ember besarbuat menampung air guna keperluan pengukuran ini. Gunakan ember yang ukurannya diketahui.

Ukur jarak vertikal antara ke 2 posisi. Gunakan meteran buat mengukur jeda vertikal antara tinggi air pada tangki dasar & tangki tujuan. Catat jeda tersebut dalam satuan kaki.Misalnya, katakanlah tinggi air dalam tangki pertama adalah 120 kaki pada bawah tangki tujuan.Pada langkah ini, abaikan jeda horizontal antara ke 2 tangki.

Nyalakan pompa. Nyalakan pompa & air akan mulai naik. Nyalakan stop watch dalam ketika yg sama.

Ukur laju aliran. Begitu pompa bekerja, ukur laju genre volumetrik, yaitu volume air yang dipindahkan tiap satuan saat. Catat laju pada satuan galon per mnt.Misalnya, pompa membutuhkan saat 30 dtk buat memenuhi ember sebanyak 10 galon. Artinya, laju genre adalah . Biasanya kita tuliskan 20 gpm, singkatan menurut “galon per menit”.

Lihat massa jenis cairan. Massa jenis adalah ukuran kepadatan suatu zat; semakin padat sebuah cairan, semakin besardaya pompa yang diharapkan. Air memiliki massa jenis 1. Jika kita memompa cairan tidak sama, lihat massa jenisnya dalam kitabsurat keterangan.Dalam hal ini kita memompa air sehingga massa jenisnya merupakan 1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *