Cara Hitung Total Head Dalam Pompa Air

Cara hitung Total Head pada Pompa Air

Pengirim : Osmo Marina – dipandang 27713

Cara Menghitung “Total Head” buat Pompa Industri

“Total Head” pada suatu sistem pompa industri merupakan jumlah besarnya tekanan saat air mengalir pada suatu sistem. Hal ini terdiri menurut 2 bagian  yaitu: Beda Tinggi (vertical rise) and Gesekan Hilang (friction loss).

Perhitungan ini sangatlah krusial dan wajib dilakukan secara seksama supaya kita bisa melakukan perhitungan yang benar sesuai menggunakan jumlah alat-alat dan asesoris yang diperlukan.

Untuk menghitung “Total Head”, kita perlu mengukur  dua hal yaitu:  A) Beda Tinggi (vertical rise), & B) Gesekan Hilang (friction loss) terhadap semua pipa & komponen yg dilalui air dalam sisi Hisap (suction) dan sisi Buang (discharge) pompa. Kemudian keduanya dijumlahkan.

Cara Menghitung Beda Tinggi (vertical rise)

A) Beda Tinggi (vertical rise). Ini dipengaruhi dengan mengukur berdasarkan titik awal air terendah hingga titik akhir tertinggi. Ketika level air di dalam tangki menurun, maka Beda Tinggi (vertical rise) akan meningkat, dan akibatnya, “Total Head” akan semakin tinggi jua.

Dalam contoh pada atas, jika Tanki A penuh & mengalir ke atas Tanki B, Beda Tinggi (vertical rise) menjadi  10 feet. apabila Tanki A setengah dikosongkan dan hanya terdapat terdapat lima feet air pada pada Tanki A,  maka Beda Tinggi (vertical rise) sebagai 15 feet. apabila tangki A dikosongkan, maka Beda Tinggi (vertical rise) akan menjadi 21 feet.

Seringkali yang termudah merupakan dengan memakai kemungkinan total tertinggi pada sistem pompa. Ini akan mencegah kemungkinan kesalahan perhitungan. Dalam hal ini, total Beda Tinggi (vertical rise) akan sebagai 21 feet.

Hal ini benar kecuali apabila Anda konfiden level air nir akan turun di bawah level tertentu.

Cara Menghitung Gesekan Hilang (friction loss)

B) Gesekan Hilang (friction loss). Untuk menghitung Gesekan Hilang (friction loss) Anda harus terlebih dahulu mengetahui seberapa besarAliran (flow) yg Anda inginkan. Setiap Aliran (flow rate) akan memiliki Gesekan Hilang (friction loss) yg berbeda. Setelah mengetahui Aliran (flow), Anda perlu mengetahui jenis pipa apa yg Anda pakai, Ketebalan pipa, & panjang pipa, baik secara vertikal juga horisontal. Anda jua perlu mengetaui berapa banyak sambungan siku (elbows), katup (valves), sambungan-sambungan (connections), & apa pun yg bersentuhan menggunakan air.

Dengan memakai model di atas, marilah kita asumsikan bahwa pipa yang dipakai adalah PVC, ketebalan 40, dan berukuran 1,lima inchi. Pipa memiliki jeda horisontal 120 feet, & dinaikan 21 feet secara vertikal. Ada dua sambungan siku (elbows) 90 derajat dan dua katup (gate valve).

Langkah 1) Hitunglah total panjang pipa.

120 + 21 = 151

Langkah dua) Carilah panjang pipa setara buat sambungan siku  (elbows) & katup (gate valve).

Sambungan siku (elbows) memiliki nilai setara 7 feet. 2 siku (elbows) = 14 feet.

Sebuah katup (gate valve) mempunyai nilai setara lima feet. 2 katup (gate valve) = 10 feet.

Total panjang = 24 feet.

 Kunjungi Link ini -> http://www.osmomarina.com/news.html?id=Pengaruh_Kavitasi_Pada_Kinerja_Pompa_Industri

Langkah 3) Jumlahkan panjang pipa menggunakan panjang  sambungan siku (elbows), katup (valves), sambungan-sambungan (connections).

151 + 24 = 175

Langkah 4) Bagilah jumlah langkah 3 dengan 100.

175/100 = 1,75

Langkah lima) Carilah Gesekan Hilang (friction loss) per 100 feet dari pipa 1,5 inchi.

Jawabannya adalah 2,83 feet per 100 feet.

Langkah 6) Kalikanlah hasil menurut langkah 4 dengan angka Gesekan Hilang (friction loss) dalam langkah lima.

1,75 X 2,83 = 4,95 feetBeberapa pilihan kami:

Free Dynamic Total Head Calculator :

http://www.freecalc.com/fricfram.htm

University of Wisonsin Total Dynamic Head Calculator

http://irrigation.wsu.edu/Content/Calculators/General/Total-Dynamic-Head.php

C) Hasil Perhitungan: Beda Tinggi (vertical rise) pada contoh diatas merupakan 21 feet. Gesekan Hilang (friction loss) buat 20GPM adalah 4,95 feet. Dengan menambahkan keduanya, Maka “Total Head” merupakan 25,95 feet.

Bagaimana bila level air pada dalam tangki nir pernah turun di bawah 5 feet & pengguna masih memerlukan 20GPM? Jika tangki pernah kosong hingga lebih berdasarkan lima feet, maka jarak vertikal antara air di Tanki A & permukaan Tanki B adalah 15 feet. 15 feet jeda vertikal + 4,95 feet Gesekan Hilang (friction loss) = 19,95 feet berdasarkan “Total Head”.

Bagaimana apabila “flow rate” adalah 30GPM & tangki dikosongkan. Anda sekarang wajibmemperhitungkan kenaikan vertikal sebanyak 21 feet. Gesekan Hilang (friction loss) per 100 feet untuk 30GPM melalui pipa 1,5 inchi merupakan 6 feet.

Jadi, 1,75 (panjang pipa & ekuivalennya tetap sama) X 6 feet = 10,5 feet Gesekan Hilang (friction loss). 10,5 feet Gesekan Hilang (friction loss) ditambah 21 feet Beda Tinggi (vertical rise) merupakan 31,5 feet “Total Head”.

Catatan spesifik:

Berat jenis air dapat sedikit merubah Gesekan Hilang (friction loss)

apabila berat jenisnya antara 1,0 & 2,0 (air= 1,0), Anda tidak perlu buat menggunakan informasi tersebut pada kalkulasi Anda.

apabila kurang dari 1,0 atau lebih dari dua,0, disarankan buat menggunakan donasi kalkulator online.

Viskositas pada sisi lain dapat mempertinggi Gesekan Hilang (friction loss). Jika cairan cukup kental, tentukan viskositas menggunakan baik memakai tabel atau kalkulator online.

Terdapat jua beberapa kalkulator online yg dapat membantu Anda menerima perhitungan yg Anda butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *